** (Seri Jawaban Ulama Atha bin Khalil Abu al-Rashtah, Amir Hizbut Tahrir, atas Pertanyaan Para Pengunjung Halaman Facebook Beliau)**
Kepada Durrah asy-Syam
Pertanyaan:
Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Saya bukan bagian dari Hizb, tetapi saya memiliki sebuah permintaan.
Kalian memiliki sistem pendidikan, program, dan hal lainnya yang telah saya baca dan saya kagumi.
Apakah terdapat kurikulum yang terintegrasi untuk seluruh jenjang sekolah bagi semua bidang ilmu, baik ilmu syariat maupun sains... agar bisa kami ajarkan di wilayah-wilayah yang telah terbebas di Syam, misalnya, atau di tempat mana pun yang memiliki kebebasan pendidikan? Khususnya dalam kondisi saat ini di mana setiap orang yang ingin membuka sekolah swasta bebas melakukannya, baik dia memiliki tujuan dan pemikiran tertentu atau tidak... Saya tidak tahu bagaimana generasi ini akan tumbuh nantinya, hanya kepada Allah-lah mereka dan kami berserah diri.
Saya sempat berpikir untuk menyampaikan ide ini kepada siapa pun yang memiliki kemampuan untuk menulis kurikulum dan merasa peduli terhadap anak-anaknya agar tidak dididik oleh pihak lain dari berbagai negeri Islam, supaya menjadi kurikulum yang komprehensif.
Namun terlintas dalam pikiran saya, jika kalian sudah memiliki kurikulum tersebut, mengapa saya harus membuang waktu untuk membuat kurikulum baru? Lebih baik saya melanjutkan apa yang telah kalian capai, meskipun saya memulainya dari kerabat dan orang-orang tercinta saya. Semoga Allah membalas kalian dengan kebaikan, baik kalian menjawabnya maupun tidak.
Jawaban:
Wa’alaikumussalam wa rahmatullahi wa barakatuh.
Ya, kami memiliki kurikulum pendidikan (manhaj ta’lim), akan tetapi kurikulum ini membutuhkan pihak yang menyediakan sekolah-sekolah dan para guru untuk mengajarkannya. Hal ini memerlukan sebuah otoritas (sulthah) yang melaksanakannya berdasarkan hukum-hukum syara’, serta mengakuinya sebagai ijazah sekolah sehingga siswa dapat menyelesaikan jenjang-jenjang pendidikannya.
Semua itu membutuhkan sebuah negara yang memerintah dengan Islam dan menetapkan kurikulum pendidikan ini. Otoritas semacam ini sekarang belum ada, lalu bagaimana Anda bisa mengajarkannya dan di mana? Bagaimanapun, kami sedang bekerja sungguh-sungguh untuk menegakkan Daulah Islam, Khilafah Rasyidah, yang akan menerapkan kurikulum pendidikan sesuai hukum-hukum syara’ dengan izin Allah. Semoga hal itu terjadi dalam waktu dekat.
Sebagai penutup, semoga Allah memberkati Anda atas antusiasme dan perhatian Anda.
Saudara kalian, Atha bin Khalil Abu al-Rashtah
Link jawaban dari halaman Facebook Amir: Facebook
Link jawaban dari situs web Amir
Link jawaban dari halaman Google Plus Amir