Beranda Tentang Artikel Tanya Syekh
Tanya Jawab

Jawab-Soal: Hakikat Perubahan Sikap Iran Terkait Pengayaan Uranium

October 11, 2009
2807

Pertanyaan:

Apa yang mendorong Iran mengubah sikapnya terkait pengayaan uranium? Selama bertahun-tahun Iran bersikeras bahwa pengayaan harus dilakukan di Iran dan bukan di luar negeri. Namun hari ini, setelah pertemuan Jenewa, khususnya pertemuan bilateral Amerika Serikat-Iran di sela-sela pertemuan Jenewa tersebut, para pejabatnya menyatakan persetujuan atas apa yang sebelumnya mereka tolak? Mohon penjelasan mengenai masalah ini, dan semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.

Jawaban:

Sesungguhnya perubahan sikap Iran yang selama lima tahun ini teguh secara tiba-tiba dan tanpa peringatan sebelumnya terkait pengayaan uranium—yaitu persetujuan Iran untuk pertama kalinya melakukan pengayaan uranium di luar wilayahnya—dianggap sebagai konsesi dramatis yang mendasar dalam kebijakan nuklir Iran.

Penyebab konsesi tersebut adalah karena tekanan Eropa dan Yahudi terhadap Amerika telah mencapai puncaknya dalam mendesak perlunya tindakan militer nyata terhadap Iran. Maka, tidak ada pilihan bagi Amerika untuk melepaskan diri dari tekanan ini kecuali dengan memberikan instruksi kepada Iran dan memaksanya untuk tunduk di hadapan badai dan menerima pengayaan uranium di luar wilayahnya. Dengan demikian, Amerika dengan mudah terbebas dari tekanan kuat Eropa dan Yahudi terhadapnya.

Pertemuan Jalili dengan Burns di Jenewa, serta kunjungan Mottaki ke Washington pada waktu yang sama setelah lebih dari tiga puluh tahun, memiliki peran krusial dalam mengubah sikap keras Iran tersebut. Perubahan ini berhasil meyakinkan orang-orang Eropa untuk menerima perkembangan baru ini dan kembali ke putaran negosiasi baru dengan Iran untuk tahun-tahun mendatang, jauh dari ancaman perang atau gertakan militer. Hal ini memukul balik orang-orang Eropa dan membuat mereka kehilangan kartu penekan terpenting terhadap Iran dan terhadap kebijakan Amerika di sana.

Dengan demikian, melalui konsesi Iran yang mengejutkan ini, Amerika telah menggugurkan senjata yang selama ini digunakan oleh orang-orang Eropa dalam persaingan sengit mereka dengan Amerika di kawasan Timur Tengah.

Bagikan Artikel

Bagikan artikel ini dengan jaringan Anda