Beranda Tentang Artikel Tanya Syekh
Tanya Jawab

Jawaban Pertanyaan: Implikasi Penembakan Jatuh Pesawat Rusia oleh Turki!

November 26, 2015
4052

Jawaban Pertanyaan

Implikasi Penembakan Jatuh Pesawat Rusia oleh Turki!

Pertanyaan:

Pertanyaan saya mengenai implikasi dari penembakan jatuh pesawat Rusia: Apakah hal itu akan mengakibatkan eskalasi operasi angkatan udara di langit Suriah? Dan apakah hal itu akan meluas hingga ke wilayah udara Turki? Terima kasih.

Jawaban:

1- Mengenai wilayah udara Suriah:

  • Jika yang dimaksud dengan eskalasi adalah pesawat-pesawat tempur akan menjelajahi langit Suriah dan membombardir buminya, termasuk manusia, pepohonan, dan bebatuan di atasnya, maka hal itu sudah terjadi dan pesawat-pesawat tersebut tidak menyisakan upaya apa pun untuk melakukannya...

  • Namun, jika yang dimaksud dengan eskalasi adalah pesawat-pesawat tersebut akan saling bertempur satu sama lain sehingga masuk ke dalam perang udara bersama, maka hal ini kecil kemungkinannya terjadi, setidaknya dalam jangka pendek, karena alasan-alasan yang telah kami sebutkan dalam publikasi kami pada 11/10/2015 dan Jawaban Pertanyaan pada 18/11/2015.

2- Adapun mengenai meluasnya eskalasi ke wilayah udara Turki, seolah-olah Anda bermaksud akan pecahnya perang udara antara Rusia dan Turki di mana pesawat-pesawat Rusia menyerang pesawat-pesawat Turki sebagai reaksi atas jatuhnya pesawat Rusia... Jika ini yang dimaksud, maka jawabannya juga kecil kemungkinannya terjadi, setidaknya dalam jangka pendek, karena alasan-alasan berikut:

  • Intervensi udara Rusia di Suriah dilakukan atas kesepakatan dengan Amerika, dan rezim politik Turki saat ini adalah pengikut Amerika, sehingga tidak mungkin baginya untuk melanggar kesepakatan yang telah dibuat oleh Amerika...

  • Bukti-bukti mengenai kesepakatan tersebut tampak nyata dan telah kami jelaskan dalam publikasi dan Jawaban Pertanyaan yang disebutkan sebelumnya... Dan inilah Putin yang mengungkap hal itu dengan mengatakan di Sotchi pada Selasa, 24 November, seraya menyematkan insiden jatuhnya pesawat tersebut sebagai "tikaman dari belakang" (Radio Sawa, 24/11/2015). Ini berarti bahwa sebuah kesepakatan telah dibuat dan kemudian dilanggar...

  • Pendapat yang paling kuat adalah bahwa penembakan jatuh pesawat tersebut dilakukan tanpa keputusan dari kepemimpinan politik Turki, melainkan dari pimpinan-pimpinan di militer yang memiliki tujuan politik yang berbeda dengan Erdogan, yang kemudian bercampur dengan rasa cemburu (geram) atas apa yang mereka saksikan berupa pemboman Rusia terhadap saudara-saudara mereka warga Turkmen di perbatasan mereka...

Inilah yang muncul di balik baris-baris kalimat, bahkan di depannya, dalam pernyataan Perdana Menteri Turki: "Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu menjelaskan di sisi lain bahwa keputusan Angkatan Bersenjata Turki untuk menembak jatuh pesawat Rusia muncul karena motif perlindungan perbatasan..." (Radio Sawa, 24/11/2015).

  • Rusia kemungkinan besar menyadari hal itu, bahwa pemerintah Turki tidak membatalkan kesepakatan. Ini bukanlah pertama kalinya pesawat-pesawat Rusia melanggar perbatasan Turki dan pemerintah Turki tidak mencegahnya. Kesadaran Rusia bahwa penembakan jatuh pesawat tersebut bukanlah keputusan politik dari pemerintah, melainkan dari beberapa pimpinan militer, membuat adanya kemungkinan untuk meredam persoalan tersebut, dan selanjutnya menepis kemungkinan perang antara Rusia dan Turki... Namun, yang diharapkan adalah masalah ini akan diselesaikan melalui sarana-sarana politik yang menjaga muka bagi semua pihak, baik melalui hubungan perdagangan, diplomatik, mediasi, atau peningkatan serangan Rusia di daerah jatuhnya pesawat atau sejenisnya sebagai bentuk pemulihan martabat... Amerika mungkin memiliki peran utama dalam hal itu, terutama dalam masalah pengendalian militer...

Selain itu, dicari jalan keluar dalam menafsirkan di mana dan bagaimana pesawat itu ditembak jatuh untuk memuaskan kedua belah pihak. Seorang pejabat Amerika kemarin, 24/11/2015, mengatakan, "Bahwa Washington meyakini pesawat itu ditembak di dalam wilayah udara Suriah setelah sempat masuk sebentar ke wilayah udara Turki, berdasarkan penilaian yang mengacu pada pelacakan jejak panas pesawat tersebut." (Deutsche Welle, 25/11/2015). Maka di sini Amerika memuaskan kedua belah pihak!

  • Sebagaimana yang kami sebutkan dalam jawaban "setidaknya dalam jangka pendek", yakni menurut data-data yang terlihat. Jika tidak, maka tumpang tindihnya aksi militer dengan aksi politik membuat kemungkinan terjadinya gejolak dalam peristiwa dan hasilnya tidak tertutup kemungkinan...

  • Akhirnya, sungguh menyakitkan bahwa meskipun ini adalah negeri-negeri Islam, namun hasil dan peristiwa di dalamnya dikendalikan oleh kaum kafir penjajah (al-kuffar al-musta’mirun) dan agen-agen mereka! Meskipun demikian, hari-hari itu dipergilirkan dan tidak akan lama lagi dengan izin Allah, cahaya Khilafah akan menyinari negeri-negeri Islam, bahkan meluas ke seluruh penjuru bumi, dan musuh-musuh Islam akan mundur ke kandang mereka sendiri... itu pun jika mereka masih memiliki kandang.

وَلَتَعْلَمُنَّ نَبَأَهُ بَعْدَ حِينٍ

"Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) beritanya selang beberapa waktu lagi." (QS Sad [38]: 88).

Link Jawaban dari halaman Amir di Facebook

Link Jawaban dari situs Amir

Link Jawaban dari halaman Amir di Google Plus

Bagikan Artikel

Bagikan artikel ini dengan jaringan Anda