Beranda Tentang Artikel Tanya Syekh
Isu

Kabar Duka dan Belasungkawa Amir Hizbut Tahrir dan Ketua Diwanul Mazhalim atas Wafatnya Dr. Abdul Halim Muhammad al-Ramhi (Abu Imad)

April 02, 2023
2055

Bismillahirrahmanirrahim

وَمَن يُطِعِ اللّهَ وَالرَّسُولَ فَأُوْلَـئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللّهُ عَلَيْهِم مِّنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاء وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَـئِكَ رَفِيقًا

"Dan barangsiapa menaati Allah dan Rasul (Muhammad), maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, (yaitu) para nabi, para pencinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya." (QS. An-Nisa [4]: 69)

Amir Hizbut Tahrir dan Ketua Diwanul Mazhalim menyampaikan kabar duka dengan penuh keimanan terhadap qada dan qadar Allah atas wafatnya:

Dr. Abdul Halim Muhammad al-Ramhi (Abu Imad)

Beliau wafat pada usia 84 tahun. Beliau adalah salah satu anggota Diwan yang terpilih dan berbakti—insya Allah—yang telah meninggalkan dunia yang fana ini menuju negeri akhirat yang kekal, pada malam Ahad, 11 Ramadan 1444 H yang bertepatan dengan tanggal 2 April 2023 M.

Semoga Allah merahmatinya, beliau adalah sosok yang selalu teguh berdiri di atas kebenaran dan tidak pernah meninggalkannya, tanpa merasa takut akan celaan orang yang mencela di jalan Allah. Kami tidak menganggap siapa pun lebih suci di hadapan Allah. Beliau memiliki pengalaman yang luas dalam mendalami setiap perkara yang diajukan ke Diwan. Beliau bersama saudara-saudaranya meneliti fakta persoalan, menempatkannya pada posisi yang tepat, dan memutuskannya dengan keputusan yang benar, sementara matanya senantiasa menatap ke sana, ke surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. Sungguh, air mata ini menetes dan hati ini bersedih, namun kami tidak mengucapkan kecuali apa yang diridai oleh Tuhan kami. Sesungguhnya kami sangat bersedih atas kepergianmu, wahai saudaraku tercinta.

Kami di Hizbut Tahrir, baik pimpinan maupun para aktivisnya, memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar memberikan kesabaran dan ketabahan bagi kami dan keluarga beliau yang mulia, dan semoga kami menjadi seperti yang difirmankan-Nya:

الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

"(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’ (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali)." (QS. Al-Baqarah [2]: 156)

Semoga Allah merahmatimu wahai saudara tercinta dengan rahmat-Nya yang luas dan memasukkanmu ke dalam surga-Nya yang luas.

فِي مَقْعَدِ صِدْقٍ عِنْدَ مَلِيكٍ مُقْتَدِرٍ

"Di tempat yang disenangi di sisi Tuhan Yang Mahakuasa." (QS. Al-Qamar [54]: 55)

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.

11 Ramadan 1444 H / 2 April 2023 M

Saudara kalian, Atha bin Khalil Abu ar-Rasytah Amir Hizbut Tahrir

Bagikan Artikel

Bagikan artikel ini dengan jaringan Anda