Saudara-saudara yang mulia, Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,
Kami terus mengikuti pengorbanan kalian, kesabaran kalian menghadapi cobaan, dan ketangguhan kalian dalam menaklukkan para penzhalim bahkan saat kalian berada di sel-sel penjara mereka. Kalian telah meninggikan martabat dakwah dengan keteguhan, kemuliaan, kesabaran yang besar, serta kekokohan sikap kalian di jalan Allah, meskipun menghadapi penyiksaan berat yang terkadang berujung pada syahadat di tangan para algojo thaghut Karimov. Sikap kalian telah memberikan dampak yang luar biasa dalam mengangkat martabat dakwah secara lokal, regional, maupun internasional di dunia ini, terlebih lagi pahala besar yang telah Allah SWT persiapkan pada hari kiamat bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bersabar: yaitu surga Firdaus yang tinggi dan ridha dari Allah yang lebih besar.
Adapun secara lokal, Karimov hampir kehilangan akal sehatnya karena ia merasa kalah di hadapan kalian meskipun ia memiliki kekuasaan, sementara kalian menang dengan keimanan, kejujuran, dan keikhlasan kalian meskipun kalian terbelenggu rantai di penjara para penzhalim.
Kalian kian bertambah mulia setiap harinya di sisi Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang mukmin. Sebaliknya, ia dan antek-anteknya kian bertambah hina, rendah, dan merugi setiap harinya, bukan hanya di sisi Allah dan Rasul-Nya, tetapi juga di mata siapa saja yang menyaksikan pidato dan gerak-geriknya. Saat ia mengucapkan nama partai kalian, Hizbut Tahrir, ia mengucapkannya dengan rasa ngeri yang membunuhnya dan ketakutan yang menyelimutinya sepanjang malam dan siang. Bayang-bayang Hizb tidak pernah meninggalkannya.
Adapun secara regional, sikap kalian yang teguh di atas kebenaran telah menjadi objek kekaguman dan penghormatan di Asia Tengah dan sekitarnya. Kepala kalian yang tegak mendongak dengan kebenaran di hadapan para penzhalim telah menjadi energi pendorong vitalitas dan aktivitas bagi para syabab Hizb, yang menambah kekuatan demi kekuatan dan kebangkitan demi kebangkitan bagi mereka. Telah sampai berita kepadaku bahwa sebagian pemuda di beberapa wilayah sekitar kalian sempat mengalami kelemahan di penjara para penzhalim, namun ketika mereka mengingat sikap dan keberanian kalian, mereka pun mencela kelemahan diri mereka sendiri dan menyesali apa yang telah mereka lakukan. Pengorbanan kalian meniupkan kembali semangat ke dalam jiwa mereka, sehingga tekad mereka menjadi bulat dan cita-cita mereka menjadi kuat. Para syabab memandang kalian dalam mengemban dakwah seperti pandangan kaum Muslim kepada kaum Muhajirin dan Anshar ketika mereka berdiri kokoh laksana gunung-gunung yang teguh di atas kebenaran, meniti jalan Rasulullah ﷺ tanpa menyimpang sedikit pun.
Adapun secara internasional, lembaga-lembaga riset, pusat-pusat studi, serta para politisi dan intelektual di dunia merasa takjub atas apa yang mereka dengar mengenai keteguhan kalian memegang Islam yang agung ini meskipun menghadapi berbagai macam siksaan dan penderitaan. Kalian memiliki pengaruh besar dalam momentum global ini yang memenuhi saluran televisi dan radio mengenai Hizb di mana kalian adalah prajuritnya, mengenai Islam agung yang kalian emban, dan mengenai Khilafah Rasyidah yang kalian adalah ahlinya. Sikap kuat yang kalian torehkan di hadapan para antek penzhalim setara dengan kerja puluhan tahun dalam hal membentuk opini umum (ra’yu al-am) yang luas bagi Islam, para pengembannya, dan Khilafahnya.
Dengan keagungan sikap kalian, saudara-saudara kalian, para syabab Hizb di seluruh wilayahnya, kian bertambah kuat. Dan karena kekokohan sikap kalian, musuh-musuh kalian kian bertambah hina dan rendah. Mereka sadar bahwa partai yang pemudanya adalah kalian, pasti akan menegakkan Khilafah dengan izin Allah, yang akan mengguncang tidur kaum kafir penjajah. Khilafah tersebut membuat Putin, Presiden Rusia, merasa gentar dan menyebut-nyebutnya sebelum ia berdiri dalam pidato-pidatonya. Ia juga mencemaskan Myers, Kepala Staf Angkatan Darat AS, yang menyebutnya dengan penuh ketakutan di hadapan tentaranya di Irak. Blair, Perdana Menteri Inggris, juga mengkhawatirkannya hingga ia menganggap Islam politik sebagai "virus" yang berpindah-pindah di antara kaum Muslim. Maka kalian, dengan sikap-sikap kalian yang agung, adalah sumber kebaikan bagi saudara-saudara Muslim kalian, dan menjadi petir yang menghancurkan para penzhalim dan orang-orang kafir.
Wahai Saudara-saudaraku,
Dengan sikap kalian yang kokoh dan keteguhan kalian pada kebenaran tanpa merasa takut terhadap celaan orang yang mencela, kalian telah menjadi: prajurit Allah dan Rasul-Nya, saudara-saudara dari Yassir sang syahid pertama, Bilal, Khubaib, Zaid bin al-Dathinah, Abdullah al-Sahmi, Ammar, dan para sahabat mulia lainnya.
Dan saudari-saudari kalian yang menghadapi penjara para penzhalim adalah: saudari-saudari dari Sumayyah, syahidah pertama dalam Islam; Ummu Salamah, Ummul Mukminin, yang ketika hendak berhijrah bersama Abu Salamah ra., kaumnya memperebutkan anaknya di hadapannya hingga mematahkan tangannya dan menghalanginya menyertai suaminya, namun ia bersabar dan mengharap pahala hingga Allah memberikan jalan keluar baginya; juga saudari-saudari dari Asma' Ummu Mani' dan Nusaibah Ummu Umarah yang menghadiri Baiat Aqabah Kedua bersama Rasulullah ﷺ; serta saudari-saudari dari para shahabiyah mulia lainnya.
Selanjutnya, wahai saudara-saudaraku yang mulia.
Selamat atas kesabaran dan keteguhan kalian. Selamat atas firman Allah Ta'ala:
مِنَ الْمُؤْمِنِينَ رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللَّهَ عَلَيْهِ فَمِنْهُمْ مَنْ قَضَى نَحْبَهُ وَمِنْهُمْ مَنْ يَنْتَظِرُ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلاً
"Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka tidak mengubah (janjinya)." (QS. Al-Ahzab [33]: 23)
Maka aku menganggap kalian termasuk di antara mereka dengan izin Allah, karena kalian telah jujur dan tidak mengubah janji.
Selamat juga bagi kalian atas sabda Rasulullah ﷺ:
إِنَّ لِلَّهِ عِبَادًا لَيْسُوا بِأَنْبِيَاءَ وَلا شُهَدَاءَ، يَغْبِطُهُمُ الشُّهَدَاءُ وَالنَّبِيُّونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لِقُرْبِهِمْ مِنَ اللَّهِ تَعَالَى وَمَجْلِسِهِمْ مِنْهُ
"Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang bukan para nabi dan bukan pula syuhada, namun para nabi dan syuhada merasa iri (menginginkan kedudukan mereka) pada hari kiamat karena kedekatan mereka dengan Allah Ta'ala dan kedudukan mereka di sisi-Nya."
Dan sesungguhnya aku menganggap kalian termasuk bagian dari mereka di tempat yang benar di sisi Raja Yang Maha Berkuasa pada hari kiamat kelak.
Wahai saudara-saudaraku, sesungguhnya kesulitan yang kalian derita dan kesukaran yang kalian hadapi adalah tanda datangnya kelapangan yang dekat. Rasulullah ﷺ pernah membaca:
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا . إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan." (QS. Al-Inshirah [94]: 5-6)
Lalu beliau ﷺ bersabda: "Satu kesulitan tidak akan pernah mengalahkan dua kemudahan." Maka kemudahan itu pasti datang dengan izin Allah. Sesungguhnya saudara-saudara kalian sedang mempercepat langkah, menyambung malam dengan siang mereka sembari memohon kepada Allah SWT agar bisyarah Rasul-Nya ﷺ tentang kembalinya Khilafah Rasyidah terwujud melalui tangan mereka. Mereka akan membangun bangunan Khilafah hingga menjadi kuat dan kokoh, kemudian kalian akan menjadi batu bata yang bercahaya dalam bangunan Khilafah yang agung tersebut. Kalian akan memetik buah dari benih yang kalian tanam bersama saudara-saudara kalian, dan kalian akan bergembira dengan pertolongan Allah dan kemenangan yang nyata. Maka Islam dan pemeluknya akan menjadi mulia, sementara kekafiran dan penganutnya akan menjadi hina. Para penzhalim akan diliputi oleh kehinaan dan kerendahan, dan orang-orang yang zhalim itu kelak akan mengetahui ke mana mereka akan kembali. Maka bersabarlah dan kuatkanlah kesabaran kalian, Allah menyertai kalian dan tidak akan menyia-nyiakan amal perbuatan kalian.
إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
"Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." (QS. Ath-Thalaq [65]: 3)
Akhirnya, namun bukan yang terakhir,
Aku ucapkan selamat atas keteguhan kalian pada kebenaran dan kesabaran kalian atas penderitaan di jalan Allah, serta pahala besar yang menanti kalian dengan izin Allah:
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (QS. Az-Zumar [39]: 10)
Aku memohon kepada Allah SWT agar memberikan jalan keluar (faraj) bagi kalian dalam waktu dekat, bukan sekadar jalan keluar kecil dari apa yang kalian alami saat ini, melainkan jalan keluar besar di mana kalian akan bertahlil dan bertakbir di dalamnya, membawa panji-panjinya dengan tangan kalian, lisan kalian menyuarakan ayat-ayat-Nya, dan hati kalian merasa tenang dengan keberkatan-Nya.
وَيَوْمَئِذٍ يَفْرَحُ الْمُؤْمِنُونَ بِنَصْرِ اللَّهِ
"Dan di hari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman karena pertolongan Allah." (QS. Ar-Rum [30]: 4-5)
Sampai bertemu dalam kebaikan dan atas kebaikan yang kita mohonkan kepada Allah agar segera mengumpulkan kita di dalamnya. Aku titipkan kalian kepada Allah.
Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
7 Safar 1426 H 17/03/2005 M
Saudaramu, Atha bin Khalil Abu al-Rashtah Amir Hizbut Tahrir