Beranda Tentang Artikel Tanya Syekh
Politik

JAWABAN PERTANYAAN: PERKEMBANGAN POLITIK TERBARU DI PAKISTAN

January 11, 2013
1953

Pertanyaan:

Pada 27 Desember 2012, Bilawal Bhutto Zardari, putra Presiden Pakistan Zardari, secara resmi mengumumkan keikutsertaannya dalam politik Pakistan. Saya mohon penjelasan mengenai alasan pemilihan waktu ini, dan apakah hal tersebut berkaitan dengan pemilihan umum di Pakistan tahun 2013?

Jawaban:

  1. Dunia politik di Pakistan dan di anak benua India didominasi oleh keluarga-keluarga kaya yang telah berpartisipasi dalam politik dinasti sejak hari-hari awal kemerdekaan dari penjajahan Inggris. Keluarga-keluarga ini mendominasi kehidupan politik di Pakistan, India, dan Bangladesh dengan dukungan dari kekuatan besar seperti Inggris dan Amerika. Mereka menganggap kekuasaan di negara-negara tersebut sebagai hak mutlak mereka. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika lanskap politik di Pakistan didominasi oleh keluarga Bhutto atau keluarga Sharif bersaudara, sebagaimana panggung politik di India didominasi oleh keluarga Gandhi, dan kehidupan politik di Bangladesh diperintah oleh keluarga Ziaur Rahman dan Sheikh Mujibur Rahman.

    Mentalitas Bilawal terbentuk atas dasar ini. Terkait keterlibatannya dalam politik Pakistan, ia menjadikannya sebagai sarana untuk melanjutkan warisan kakek dari pihak ibunya, Zulfikar Ali Bhutto, ayah dari Benazir Bhutto (ibu Bilawal). Bilawal telah beberapa kali merujuk pada warisan politik ini dan berkeinginan untuk mempertahankannya. Dalam pidatonya di acara peringatan kematian ibunya, ia mengatakan, "Partai Rakyat Pakistan (PPP) bukan sekadar partai politik, melainkan hidup kami."

  2. Kekuatan asing dan badan intelijen mereka menghabiskan banyak waktu dan upaya di anak benua India untuk menanam dan membina anggota keluarga dari dinasti politik ini agar memerintah atas nama mereka. Ini adalah salah satu metode favorit kekuatan besar untuk mendominasi dan mengontrol, yaitu melalui dinasti politik. Ketika masa berlaku anggota keluarga ini habis, atau ketika mereka menjadi tidak berguna lagi, atau ketika mereka menentang keinginan tuannya, kekuatan-kekuatan tersebut akan memensiunkan mereka secara diam-diam atau membunuh mereka. Terkait keluarga Bhutto, beberapa anggotanya telah tewas atau dibunuh dalam konflik antara Inggris dan Amerika untuk memperebutkan kendali atas Partai Rakyat Pakistan (PPP). Oleh karena itu, tidak mengherankan jika kita melihat Inggris dan Amerika mendorong dan mendekati Bilawal agar mengikuti jejak ibu atau kakeknya.

  3. Faktor lain dari pengumuman resmi Bilawal adalah untuk memperkuat Partai Rakyat Pakistan (PPP) yang telah melemah dan kehilangan kredibilitasnya secara signifikan akibat berbagai skandal korupsi, inkompetensi, dan nepotisme. Skandal-skandal ini sangat merusak popularitas Zardari dan mengurangi kemampuan PPP untuk menjalankan kampanye yang efektif dalam pemilihan umum yang dijadwalkan akhir tahun ini. Oleh karena itu, pemuda Bilawal didorong untuk berpartisipasi dalam aktivitas politik guna memulihkan nilai-nilai tradisional partai di hadapan basis pemilih yang tidak puas. Hal ini dalam banyak sisi serupa dengan apa yang terjadi pada Rahul Gandhi ketika ia mencoba menaikkan pamor Partai Kongres India beberapa tahun lalu. Perlu diingat juga bahwa karena usia Bilawal yang masih muda, ia belum bisa ikut serta dalam pemilihan umum mendatang. Jadi, perannya lebih bersifat simbolis daripada nyata, dan ini merupakan awal dari perjalanan panjang pembinaan (grooming) politik.

  4. Namun, mungkin faktor yang paling penting dalam pengumuman Bilawal adalah bahwa Amerika sangat membutuhkan wajah-wajah baru yang tidak ternoda oleh skandal dan korupsi untuk berpartisipasi dalam kehidupan politik di Pakistan. Lingkaran politik di Pakistan dipenuhi oleh politisi yang korup, tidak kompeten, dan tidak mampu mewakili kepentingan konstituen mereka. Dengan masuknya Imran Khan ke kancah politik pada tahun 2011 dan Bilawal pada tahun 2012, Amerika berupaya mengatasi perasaan tidak puas terhadap politik saat ini yang sedang merajalela di negara tersebut.

Kesimpulannya, masuknya Bilawal ke panggung politik Pakistan adalah untuk memberikan dorongan kepada beberapa kader PPP menjelang pemilihan umum mendatang, serta untuk memulai proses pembinaan politiknya. Meskipun demikian, Amerika menghadapi hambatan besar dalam menemukan wajah-wajah baru untuk panggung politik karena adanya permusuhan terhadap Amerika dan kebangkitan politik yang kembali tumbuh di tengah masyarakat. Itulah sebabnya upaya Amerika dilakukan untuk memperkuat posisi Imran Khan, yang membuat orang-orang melihat Imran Khan sebagai "orang Amerika" karena dukungan Amerika kepadanya dan karena ia dikelilingi oleh banyak agen Amerika untuk memastikan kelangsungan hegemoni Amerika di Pakistan. Oleh karena itu, kemungkinan besar Bilawal akan dipandang dengan cara yang sama seperti ayahnya, Zardari, jika tidak lebih buruk.

Bagikan Artikel

Bagikan artikel ini dengan jaringan Anda