Bismillahirrahmanirrahim
Kepada keluarga kami di Syam, pusat negeri Islam... dan kepada para pejuang yang tulus:
Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Segala puji bagi Allah, selawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, sahabat, dan orang-orang yang mengikutinya. Amma ba’du,
وَقَدْ مَكَرُوا مَكْرَهُمْ وَعِنْدَ اللَّهِ مَكْرُهُمْ وَإِنْ كَانَ مَكْرُهُمْ لِتَزُولَ مِنْهُ الْجِبَالُ
"Dan sungguh, mereka telah membuat tipu daya yang hebat, padahal di sisi Allah-lah (balasan) tipu daya mereka itu. Dan sesungguhnya tipu daya mereka itu (amat besar) sehingga gunung-gunung dapat lenyap karenanya." (QS Ibrahim [14]: 46)
Sungguh, orang-orang jahat dari kalangan penjajah, para antek, dan berbagai pihak telah berkumpul melawan kalian... mereka menghimpun tipu daya dan makar untuk menghalangi penerapan hukum Islam di Syam. Sebaliknya, mereka ingin mempertahankan sistem pemerintahan republik sekuler agar tetap stabil di sana dengan sekadar mengganti wajah-wajah pemimpin dan sedikit melonggarkan tekanan agar tampak di mata orang-orang bahwa kenyataan telah berubah! Hari ini kalian melihat dan mendengar bahwa Amerika, para sekutunya, dan para anteknya telah mengumpulkan kejahatan terhadap kalian dari dua sisi: kejahatan thaghut Bashar yang menyasar manusia, pepohonan, hingga bebatuan di satu sisi; kemudian pertemuan beruntun di Istanbul, Kairo, dan Paris di sisi lain. Semua itu bertujuan untuk membentuk pemerintahan transisi guna mengelola sistem republik sekuler, sipil, dan demokratis sebagaimana yang mereka serukan, di mana mereka menghalalkan dan mengharamkan tanpa berdasar pada hukum Allah.
وَلَا تَقُولُوا لِمَا تَصِفُ أَلْسِنَتُكُمُ الْكَذِبَ هَذَا حَلَالٌ وَهَذَا حَرَامٌ لِتَفْتَرُوا عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ إِنَّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ لَا يُفْلِحُونَ
"Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta 'ini halal dan ini haram', untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak akan beruntung." (QS An-Nahl [16]: 116)
Mereka telah mematangkan rencana jahat mereka; mulai dari pembunuhan, pembantaian, pemboman terbuka dengan bom klaster, barel peledak yang mematikan, hingga gas beracun. Ditambah lagi dengan berbagai jenis penyiksaan yang bahkan binatang buas di hutan pun akan menjauhinya... Dengan semua itu, para thaghut berharap para pejuang akan menerima pemisahan Islam dari kehidupan, dan bersedia bernegosiasi dengan para pembunuh yang telah dan masih berlumuran darah kaum Muslim! Hal ini dilakukan agar pengaruh Amerika tetap berlanjut di Syam yang mulia, dan agar struktur dasar sistem republik sekuler tidak berubah... Orang-orang jahat itu lupa bahwa Syam adalah benteng Islam, pusat negeri Islam (uqr dar al-Islam), yang tidak akan menerima kotoran meski terkadang merembes ke dalamnya, karena kotoran itu pasti akan lenyap dengan izin Allah dalam keadaan tercela dan terusir. Mereka tidak menyadari bahwa kebenaran itu sangat terang, ia menggilas kebatilan hingga binasa.
بَلْ نَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَى الْبَاطِلِ فَيَدْمَغُهُ فَإِذَا هُوَ زَاهِقٌ وَلَكُمُ الْوَيْلُ مِمَّا تَصِفُونَ
"Sebenarnya Kami melontarkan yang hak (kebenaran) kepada yang batil (kebohongan) lalu yang hak itu menghancurkannya, maka seketika itu (yang batil) lenyap. Dan celakalah kamu karena kamu menyifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya)." (QS Al-Anbiya [21]: 18)
Wahai keluarga kami di Syam, pusat negeri Islam, wahai para pejuang yang tulus:
Sesungguhnya apa yang mereka makarkan dan tipu dayakan adalah perencanaan jahat yang disusun oleh Amerika dan sekutunya, serta dilaksanakan oleh para antek dan pengikutnya: pembunuhan dan pembantaian di dalam negeri dilakukan untuk memaksa rakyat menerima apa yang dirancang oleh tangan-tangan Koalisi (al-I'tilaf) dan Dewan (al-Majlis) di luar negeri... Demikianlah alat-alat pelaksanaan ini terbagi antara racun yang dibuat oleh kejahatan Bashar berupa pembunuhan dan penghancuran, serta racun bersalut lemak yang dirancang oleh Koalisi sambil memohon kepada Amerika agar menempatkan mereka di kursi thaghut setelah peran thaghut berakhir, sehingga pembuatnya akan membuangnya ke pinggir jalan... Demikianlah anggapan Koalisi, sementara di saat yang sama thaghut Bashar mengabaikan bahwa perannya telah habis, dan bahwa Amerika yang membangunnya akan meruntuhkannya setelah Koalisi matang untuk menggantikannya, sebagaimana yang dilakukan Amerika terhadap para anteknya terdahulu ketika peran mereka telah berakhir. Amerika berharap bahwa dengan mengganti satu antek dengan antek lainnya, ia dapat memperpanjang masa pengaruhnya di Syam sebelum umat menyapunya dan membersihkan negeri ini dari najis pengikut dan yang diikuti... Seandainya thaghut itu memiliki sedikit akal, niscaya ia akan memanfaatkan keadaan yang tersedia selama bulan-bulan pertama revolusi rakyat terhadapnya, lalu melarikan diri untuk menyelamatkan kulitnya dan sedikit kehormatannya, daripada dibuang atau dibunuh sebagai pengkhianat dan penjahat yang dilaknat oleh Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang mukmin.
إِنَّهُ مَنْ يَأْتِ رَبَّهُ مُجْرِمًا فَإِنَّ لَهُ جَهَنَّمَ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحْيَى
"Sesungguhnya barang siapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sesungguhnya baginya neraka Jahanam. Dia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup." (QS Thaha [20]: 74)
Ini adalah makar dan tipu daya yang mereka rencanakan dengan harapan dapat menundukkan Syam dan penduduknya, sehingga mereka mau menerima pemerintahan yang dibuat oleh Koalisi; yang pada hakikatnya sekuler namun tampak menipu dengan tampilan luar yang dihias dengan indah! Mereka menyangka bahwa Syam dan penduduknya akan melupakan darah suci yang ditumpahkan oleh para penjahat, dan pengorbanan besar yang telah diberikan oleh para pejuang yang tulus... Namun persangkaan mereka akan mencelakakan mereka dengan izin Allah. Mereka akan melihat dengan mata kepala dan mendengar dengan telinga mereka sendiri bahwa semua itu akan hancur lebur, dan makar mereka akan binasa.
وَمَا كَيْدُ الْكَافِرِينَ إِلَّا فِي ضَلَالٍ
"Dan tipu daya orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah dalam kesia-siaan." (QS Ghafir [40]: 25)
Lagi pula, mereka lupa atau pura-pura lupa bahwa di Syam terdapat orang-orang kuat yang beriman kepada Tuhan mereka dan senantiasa bertambah petunjuknya. Mereka memiliki teladan yang baik pada diri Rasulullah, sehingga mereka tidak bisa tidur dalam kehinaan dan tidak akan diam terhadap kezaliman. Mereka tidak akan melupakan darah tersebut, tidak pula jerih payah itu, tidak pula teriakan para orang tua dan anak-anak, serta permohonan tolong para wanita, anak yatim, dan janda... Kejahatan thaghut tidak akan menambah bagi mereka kecuali kekuatan di atas kekuatan. Kejahatan Amerika dan Barat kafir penjajah tidak akan hilang dari benak dan akal mereka betapapun banyaknya "bedak kosmetik" yang dioleskan pada wajah Koalisi. Sebaliknya, semua itu justru akan menambah tekad di atas tekad.
الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
"(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepada mereka, 'Sesungguhnya orang-orang telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka,' maka perkataan itu menambah iman mereka dan mereka menjawab, 'Cukuplah Allah (menjadi penolong) kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung'." (QS Ali 'Imran [3]: 173)
Wahai keluarga kami di Syam, pusat negeri Islam, wahai para pejuang yang tulus:
Sesungguhnya thaghut dan para pengikutnya telah sampai pada tingkat keputusasaan yang tidak ada jalan keluarnya. Walaupun kekejamannya meningkat, ajalnya sudah dekat. Para pengikut yang berperang bersamanya kian hari kian meninggalkannya, kecuali mereka yang telah buta mata dan hatinya. Bahkan Rusia yang mendukungnya hanyalah bertindak sebagai garda depan bagi Amerika berdasarkan kesepakatan dengannya hingga saat penggantian satu antek dengan antek lainnya. Lihatlah Rusia sekarang mulai mengikuti jejak pendahulunya dengan mengevakuasi warga negaranya karena keyakinan mereka bahwa otoritas thaghut telah runtuh. Maka thaghut itu akan jatuh ke tempat yang sangat dalam dengan membawa kehinaan di dunia dan akhirat... Adapun kalian wahai para pejuang yang tulus, tetaplah teguh pada kebenaran dan kebaikan yang kalian jalani, dan tenanglah dengan pertolongan Allah, cepat atau lambat. Sebab Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak hanya menjanjikan kemenangan bagi para rasul-Nya, tetapi juga bagi orang-orang yang beriman.
إِنَّا لَنَنْصُرُ رُسُلَنَا وَالَّذِينَ آمَنُوا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ يَقُومُ الْأَشْهَادُ
"Sesungguhnya Kami benar-benar menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat)." (QS Ghafir [40]: 51)
Maka tolonglah kebenaran dan para pembelanya dengan kekuatan kalian, dan tolonglah Allah, Rasul-Nya, serta orang-orang mukmin... Tolonglah Khilafah dan orang-orang yang berjuang untuknya. Bulatkan tekad untuk menolong Hizbut Tahrir dalam menegakkan Khilafah. Saat itulah, darah suci yang tertumpah, kehormatan wanita Syam yang dinodai, para wanita yang menjanda, anak-anak yang menjadi yatim, para orang tua yang rukuk, bahkan hewan ternak yang merumput... semuanya akan mengingat kalian dengan kebaikan di hadapan Sang Pencipta. Dengan demikian, darah dan jerih payah tersebut tidak akan hilang sia-sia dan tidak akan terbuang percuma...
Lebih dari itu, para malaikat Allah akan merasa bangga kepada kalian karena menolong agama-Nya, menolong para pengemban dakwah-Nya, dan menolong Khilafah kedua yang tegak berdasarkan metode kenabian... Kalian akan menjadi orang-orang yang mulia di dunia, dan di akhirat bersama sebaik-baik makhluk Allah ﷺ, para sahabatnya ridhawanullah 'alaihim, serta bersama para penolong agama-Nya yang tulus dan beruntung... Bersama Ibnu Zurarah, Ibnu Hudhair, dan Sa'd bin Mu'adz, para penolong (Ansar) agama Allah dan penolong Rasulullah ﷺ. Terlebih lagi, bulan yang agung sedang menaungi kalian, bulan Rabiul Awal, bulan kelahiran Rasulullah ﷺ, pengutusan beliau ﷺ, bulan hijrah beliau ﷺ ke Madinah dan berdirinya Daulah Islam yang agung. Di bulan ini pula beliau ﷺ wafat menuju ar-Rafiq al-A'la, dan dimulainya era Khilafah Rasyidah pertama yang berdasarkan metode kenabian... Kemudian diikuti oleh Khilafah Mulk 'Adhan (kekuasaan yang menggigit), dan setelah Khilafah itu adalah masa "Mulk Jabri" (kekuasaan diktator) yang sedang kita jalani saat ini, lalu setelah itu kembalinya Khilafah Rasyidah kedua berdasarkan metode kenabian. Demikianlah yang dijelaskan oleh Rasulullah ﷺ dalam hadis sahihnya yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnadnya dan At-Tayalisi dalam Musnadnya dari Hudzaifah bin al-Yaman, dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّكُمْ فِي النُّبُوَّةِ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ، ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا، ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ، فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ، ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا، ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا عَاضًّا، فَيَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَكُونَ، ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا، ثُمَّ تَكُونُ جَبْرِيَّةً، فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ تَكُونَ، ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا، ثُمَّ تَكُونُ خِلَافَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ
"Kalian berada dalam masa Kenabian selama yang Allah kehendaki, kemudian Dia mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Khilafah yang sesuai dengan metode kenabian, maka terjadilah masa itu selama yang Allah kehendaki, kemudian Allah mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan yang menggigit (Mulk 'Adhan), maka terjadilah masa itu selama yang Allah kehendaki, kemudian Allah mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan diktator (Mulk Jabriyah), maka terjadilah masa itu selama yang Allah kehendaki, kemudian Allah mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Khilafah yang sesuai dengan metode kenabian." Kemudian beliau ﷺ diam.
Maka marilah bersegera menolong agama Allah, marilah bersegera menolong mereka yang berjuang demi Khilafah, marilah bersegera menolong Hizbut Tahrir. Sehingga sirah para Ansar ridhawanullah 'alaihim akan terulang kembali, Islam dan pemeluknya menjadi mulia, serta kekufuran dan pengikutnya menjadi hina.
وَيَوْمئِذٍ يَفْرَحُ الْمُؤْمِنُونَ * بِنَصْرِ اللَّهِ يَنْصُرُ مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ
"Dan pada hari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman, karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia Mahaperkasa, Maha Penyayang." (QS Ar-Rum [30]: 4-5)
Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.