Beranda Tentang Artikel Tanya Syekh
Politik

Pesan Amir Hizb ut Tahrir, Ulama yang Mulia Ata bin Khalil Abu al-Rashtah kepada Saudara-saudara di Pakistan

May 04, 2013
3684
استمع للمقال

Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga, sahabat, dan para pengikutnya. Amma ba'du,

Kepada saudara-saudara di Pakistan, negeri yang baik dan suci yang didirikan pertama kali demi kepentingan Islam dan kaum Muslim...

Kepada para ulama, pemikir, dan politisinya, yang jujur dan tulus dalam agama dan imannya...

Kepada para penguasa Pakistan, khususnya Zardari beserta komplotan dan kaki tangannya yang telah menghalalkan negeri dan rakyatnya bagi Amerika, para mata-mata, dan dinas intelijennya...

Kepada Kayani dan gerombolannya yang telah mengerahkan tentara untuk melayani Amerika di Afghanistan, menarik mereka dari garis depan menghadapi India ke garis depan di wilayah suku-suku dan Balochistan...

Kepada komisi pengawas pemilihan umum yang sedang mempersiapkan penyelenggaraannya pada tanggal 11 Mei mendatang...

Kepada mereka semua, kami tujukan seruan penjelasan ini. Saya menyadari bahwa Zardari dan mata-matanya, serta Kayani dan komplotannya, memiliki hati yang tidak digunakan untuk memahami, telinga yang tidak digunakan untuk mendengar, dan mata yang tidak digunakan untuk melihat. Meski demikian, di Pakistan masih ada orang-orang yang mendengarkan kebenaran hingga mata mereka berlinang air mata; mereka mendengarkan perkataan lalu mengikuti yang terbaik darinya. Merekalah yang kami tuju. Adapun bagi mereka (para penguasa), ini adalah peringatan agar kami memiliki alasan di hadapan Tuhan kalian dan agar mereka bertakwa:

Pertama: Wahai saudara-saudara di Pakistan, negeri yang baik dan suci: Wahai cucu-cucu Muhammad bin Qasim, dan keturunan mereka yang berjihad bersamanya dalam penaklukan awal kaum Muslim. Bagaimana kalian bisa ridha dengan pemerintahan yang zhalim dan sewenang-wenang, yang telah mencampakkan Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya—shallallahu 'alaihi wa sallam—di belakang punggung mereka? Mereka mengabaikan hukum-hukum syariat dan menghalalkan negeri ini bagi Amerika dan sekutunya, sehingga mereka merusak tanaman dan ternak... Mereka membunuh manusia dengan pesawat-pesawat tempur, menanam bahan peledak, dan menyebarkan fitnah! Bagaimana kalian bisa ridha dengan pemerintahan yang memindahkan garis depan dari perlawanan terhadap kaum musyrik Hindu yang menduduki tanah Islam di Kashmir dan wilayah lainnya, lalu memindahkan garis depan ini untuk memerangi saudara-saudara kalian di wilayah suku-sku, Balochistan, dan para pejuang di Afghanistan?! Bagaimana kalian bisa ridha dengan pemerintahan yang menculik putra-putra kalian yang tulus dan jujur secara terang-terangan dari jalanan, sekolah, dan masjid, kemudian mereka mengingkari penculikan tersebut tanpa merasa malu kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, Rasul-Nya—shallallahu 'alaihi wa sallam—maupun orang-orang beriman?! Mereka telah menculik sejumlah pemuda Hizb ut Tahrir hanya karena mereka berkata "Tuhan kami adalah Allah", dan menahan mereka selama berbulan-bulan bahkan lebih dalam penyiksaan yang berat, sebagaimana yang mereka lakukan terhadap para korban penculikan sebelumnya dan yang sedang mereka lakukan saat ini terhadap Juru Bicara Resmi Hizb ut Tahrir serta mereka yang diculik setelahnya! Kalian mungkin berkata bahwa kalian tidak bisa berbuat apa-apa, padahal sebenarnya kalian mampu. Maka, satukanlah upaya kalian bersama Hizb ut Tahrir, niscaya Tuhan kalian akan melimpahkan rahmat-Nya dengan izin-Nya. Hizb ut Tahrir tidak akan pernah lelah atau bosan dalam amal-amal besarnya sesuai hukum syara' hingga Allah mengizinkan perubahan penguasa zhalim ini dan mengembalikan hak kepada pemiliknya. Maka bergabunglah bersama Hizb ut Tahrir dalam langkah-langkahnya dan janganlah takut terhadap celaan orang yang mencela di jalan Allah, karena kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa...

Kepada para ulama yang takut kepada Allah, tidakkah kalian melihat hukum-hukum Allah diabaikan? Tidakkah kalian melihat Amerika menjelajahi negeri ini ke sana kemari dengan intelijen, pesawat tempur, dan ledakan-ledakannya, yang semuanya terjadi atas kolaborasi kelas penguasa dan kaki tangannya? Tidakkah kalian melihat kekayaan umat dijarah dan korupsi menggerogoti urat nadi negara serta institusi-institusinya? Tidakkah kalian melihat dan mendengar bahwa para pengemban dakwah kepada Allah dan penegakan Khilafah untuk menerapkan syariat Allah diculik dan disiksa dengan berbagai metode penyiksaan yang keji? Contoh Naveed Butt, Juru Bicara Resmi Hizb ut Tahrir, tidaklah jauh dari kalian; ia diculik secara terang-terangan namun kaki tangan rezim tetap menahannya dalam penyiksaan selama lebih dari setahun hingga hari ini. Tidakkah kalian melihat semua itu? Bukankah ini kemungkaran yang mengerikan? Bukankah wajib bagi kalian untuk mengingkarinya? Jika kalian berkata, "Kami bukan negara sehingga tidak bisa mengubahnya dengan tangan kami," lalu apa hujah kalian untuk tidak mengingkarinya dengan lisan? Bukankah perkataan yang benar merupakan jihad yang paling utama sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi—shallallahu 'alaihi wa sallam—ketika ditanya: "Jihad apa yang paling utama?" Beliau—shallallahu 'alaihi wa sallam—bersabda:

أَيُّ الْجِهَادِ أَفْضَلُ؟ قَالَ - صلّى الله عليه وسلّم -: «كَلِمَةُ حَقٍّ عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ»

"Perkataan yang benar (kalimatul haq) di hadapan penguasa yang zhalim." (HR an-Nasa'i)

Lantas mengapa kalian menyembunyikannya dan tidak menyuarakannya?

Adapun para pemikir dan politisi... yang tulus dan lurus di antara mereka, maka hari ini adalah hari kalian. Amerika mengendalikan rezim ini dan mengarahkannya ke tujuan yang ia inginkan. Amerika menuntunnya menuju kehancuran ekonomi di mana ekonomi digadaikan kepada International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (Bank Dunia), yang menyebabkan kesengsaraan dan kelelahan bagi rakyat, serta membebani mereka dengan pajak... Begitu pula Amerika menuntun pada runtuhnya keamanan di negeri ini dan penyebaran fitnah di antara penduduknya, dan kalian menyaksikan hal itu. Karachi, yang dulunya aman dan tentram menyambut para Muhajirin yang melarikan diri dari kezhaliman Hindu, hidup berdampingan layaknya kaum Muhajirin awal dan Ansar. Kalian menyaksikan bagaimana fitnah dikobarkan di antara mereka, terkadang melalui rencana konspirasi dan di lain waktu melalui aksi peledakan... Kemudian rezim ini telah menjual Kashmir dan membiarkannya terlupakan, serta memindahkan garis depannya dari India yang menduduki tanah Muslim, ke wilayah suku-suku, Balochistan, dan para pejuang... Agen-agen mata-mata Amerika menjelajahi negeri ini sepuasnya, dan pesawat-pesawat tempurnya, baik yang berawak maupun tanpa awak (drone), melanggar ruang udara, mengebom dan membunuh tanpa ada yang menghisab atau mengawasi! Bagaimana kalian bisa diam terhadap kemungkaran yang sangat mengerikan ini? Apakah kalian mengira bahwa musibah jika terjadi hanya akan menimpa para penguasa yang zhalim, pengkhianat, dan fasik itu saja? Sebaliknya, ia akan menimpa orang yang zhalim dan orang yang diam atas kezhalimannya...

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

"Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zhalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya." (QS al-Anfal [8]: 25)

Dan Nabi—shallallahu 'alaihi wa sallam—bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لَا يُعَذِّبُ الْعَامَّةَ بِعَمَلِ الْخَاصَّةِ، حَتَّى يَرَوْا الْمُنْكَرَ بَيْنَ ظَهْرَانَيْهِمْ، وَهُمْ قَادِرُونَ عَلَى أَنْ يُنْكِرُوهُ فَلَا يُنْكِرُوهُ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ، عَذَّبَ اللَّهُ الْخَاصَّةَ وَالْعَامَّةَ

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengazab masyarakat umum karena perbuatan orang-orang tertentu, hingga mereka melihat kemungkaran di tengah-tengah mereka, sedangkan mereka mampu mengingkarinya namun mereka tidak mengingkarinya. Jika mereka melakukan itu, maka Allah akan mengazab orang-orang tertentu itu dan masyarakat umum." (HR Ahmad)

Kedua: Kepada kelas penguasa, Zardari beserta mata-mata dan kaki tangannya, sesungguhnya orang yang berakal adalah yang mengambil pelajaran dari orang lain. Kalian melihat semua pengkhianat yang berkonspirasi melawan negaranya bersama kaum kafir penjajah, yang berbuat kerusakan, memakan harta dengan batil, dan menculik orang-orang karena mereka berkata "Tuhan kami adalah Allah"... kalian tahu bahwa nasib mereka sangatlah kelam. Bahkan tuan-tuan penjajah mereka pun mencampakkan mereka ke pinggir jalan setelah peran mereka dalam melayani penjajah berakhir!

Bagaimana Anda menghalalkan bumi bagi Amerika dan mata-matanya untuk berbuat kerusakan sesuka hati, dan menghalalkan ruang udara bagi pesawat-pesawatnya untuk mengebom sesuka mereka dan di mana pun mereka mau... Kami menyadari bahwa Amerika memerintah dan melarang Anda sehingga Anda tidak bisa menolak satu pun permintaannya. Namun, bahkan para pengkhianat pun terkadang berkata "tidak" ketika keadaan sudah melampaui batas, sementara Anda justru berenang dalam luapan kezhaliman tanpa berani bersuara!

Meskipun menunjukkan ketundukan yang mengerikan kepada Amerika dan sekutunya, Anda justru bersikap layaknya singa terhadap para pemuda Hizb ut Tahrir dengan mengerahkan mata-mata dan kaki tangan Anda untuk menculik serta menyiksa mereka dengan cara-cara biadab! Apakah Anda mengira orang-orang ini tidak memiliki keluarga atau pembela di belakang mereka? Apakah Anda merasa aman dari akhir yang buruk? Apakah Anda mengira tidak ada yang bersama mereka? Atau mereka telah kehilangan bantuan dan dukungan? Dugaan Anda akan mencelakakan Anda, karena Allah bersama mereka, demikian pula Rasul-Nya dan orang-orang beriman... Hizb ut Tahrir adalah keluarga mereka. Jika Hizb ut Tahrir tidak melakukan aksi-aksi fisik balas dendam hari ini, itu bukan karena pengecut atau takut, melainkan karena ia memandang bahwa syariat tidak mengizinkannya pada tahapan dakwah ini. Namun Hizb ut Tahrir sedang mempercepat langkah untuk menegakkan Khilafah, janji Allah Subhanahu wa Ta'ala dan kabar gembira Rasul-Nya—shallallahu 'alaihi wa sallam. Saat itulah Anda akan menerima hukuman berat yang layak Anda terima, beserta para kaki tangan yang mengikuti Anda...

وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنْقَلَبٍ يَنْقَلِبُونَ

"Dan orang-orang yang zhalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali." (QS asy-Syu'ara [26]: 227)

Adapun jika Anda lolos dari hukuman dunia, sesungguhnya bagi Anda ada hari yang dapat menjadikan anak-anak beruban. Saat itulah Anda akan menyadari firman Allah Ta'ala:

وَلَا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلًا عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الْأَبْصَارُ مُهْطِعِينَ مُقْنِعِي رُءُوسِهِمْ لَا يَرْتَدُّ إِلَيْهِمْ طَرْفُهُمْ وَأَفْئِدَتُهُمْ هَوَاءٌ

"Dan janganlah sekali-kali kamu mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zhalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguhan kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak, mereka datang bergegas-gegas dengan mengangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong." (QS Ibrahim [14]: 42-43)

Ketiga: Adapun Kayani dan gerombolannya, ia lebih buruk dan lebih jahat daripada Zardari dalam kezhaliman dan kemaksiatan. Perannya dalam menghalalkan negeri bagi Amerika jauh lebih besar; perannya dalam apa yang dilakukan oleh pesawat-pesawat tak berawak Amerika dalam mengebom kaum Muslim lebih berat dan berbahaya; perannya dalam memindahkan garis depan utama tentara dari perbatasan dengan kaum musyrik Hindu ke wilayah suku-suku, Balochistan, dan para pejuang di Afghanistan adalah peran yang paling hina dan memalukan. Begitu pula perannya dalam mengamankan penculikan para pemuda Hizb ut Tahrir, menyembunyikan, dan menyiksa mereka adalah peran yang paling dibenci di sisi Allah dan hamba-hamba Allah. Perannya dalam memasok peralatan, obat-obatan, makanan, dan air bagi Amerika serta sekutunya di Afghanistan adalah peran pengkhianat yang melebihi pengkhianat lainnya... Demikian pula perannya dalam berkolaborasi dengan mata-mata Amerika untuk mengobarkan fitnah melalui peledakan di Karachi dan tempat lainnya adalah peran yang lebih besar. Ia memiliki kekuatan militer yang cukup jika ia mau untuk menghentikan semua tragedi dan musibah ini, serta mencegah peledakan dan bom-bom dari pesawat tanpa awak tersebut... Namun ia melupakan agamanya dan melupakan sumpahnya saat direkrut menjadi tentara untuk melindungi negeri dari setiap agresi, bukannya menghalalkannya bagi mata-mata Amerika!

Sesungguhnya Kayani dan gerombolannya adalah garis depan bagi Amerika dan sekutunya dengan menangkap setiap perwira yang tulus dan pemberani yang mencintai Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul-Nya—shallallahu 'alaihi wa sallam—sebagaimana yang ia lakukan terhadap perwira Ali dan saudara-saudaranya serta perwira tulus lainnya. Kayani dan orang-orang di belakangnya mengira bahwa dengan cara ini ia dapat menjamin loyalitas tentara terhadap rencana pengkhianatannya dalam membunuh kaum Muslim demi memuaskan kaum kafir penjajah... Kayani tidak tahu atau pura-pura tidak tahu bahwa tentara Pakistan pada umumnya adalah tentara Muslim, yang memegang senjata untuk berperang di jalan Allah. Tentara ini, meskipun diam untuk sementara waktu, tidak akan diam selamanya, terutama karena pengkhianatan Kayani terhadap seragam militer yang ia kenakan dan senjata yang ia bawa sudah sangat nyata sehingga tidak memerlukan penjelasan lebih lanjut... Kebangkitan tentara ini akan mengejutkan Kayani dan gerombolannya, dan akan mendatanginya dengan izin Allah dari arah yang tidak ia duga, sehingga pengkhianat itu akan mendapatkan balasannya.

وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

"Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya." (QS Yusuf [12]: 21)

Keempat: Kepada komisi pemilihan umum, kalian adalah orang-orang Muslim, dan kalian menyadari bahwa legislasi (tasyri') adalah milik Allah Subhanahu wa Ta'ala semata. Lantas bagaimana kalian menyelenggarakan pemilu untuk menghasilkan majelis yang membuat hukum selain Allah? Bagaimana kalian menyelenggarakan pemilu yang menghalalkan dan mengharamkan selain Allah? Bagaimana kalian menyelenggarakan pemilu sementara kalian tahu bahwa Zardari, Kayani, beserta kaki tangan dan komplotan mereka juga mengendalikannya dari balik layar? Bagaimana kalian menyelenggarakan pemilu untuk menghasilkan majelis yang mengesahkan hukum-hukum buatan manusia yang melayani kepentingan kepemimpinan politik dan militer, yang mana kepentingan Amerika berada di puncak kepentingan mereka? Pemilu adalah perwakilan (wakalah), dan perwakilan tidak diperbolehkan kecuali jika obyeknya adalah perkara yang disyariatkan. Maka bagaimana kalian mempersiapkan pemilu dengan cara yang tidak syar'i dan meminta rakyat untuk melakukannya? Tidakkah kalian tahu bahwa menciptakan majelis legislatif yang menghalalkan dan mengharamkan selain Allah adalah dosa yang sangat besar? At-Tabarani dalam al-Kabir meriwayatkan dari Adi bin Hatim yang berkata: "Aku mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam saat beliau membaca surat Bara'ah (at-Taubah), beliau membaca ayat ini:

اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللهِ

'Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah.' (QS at-Taubah [9]: 31)

Hingga beliau selesai membacanya, maka aku berkata: 'Sesungguhnya kami tidak menyembah mereka.' Beliau bersabda:

«أَلَيْسَ يُحَرِّمُونَ مَا أَحَلَّ اللهُ فَتُحَرِّمُونَهُ، ويُحِلُّونَ مَا حَرَّمَ اللهُ فَتَسْتَحِلُّونَهُ؟» قُلْتُ: بَلَى، قَالَ: «فَتِلْكَ عِبَادَتُهُمْ»

'Bukankah mereka mengharamkan apa yang Allah halalkan lalu kalian pun ikut mengharamkannya, dan mereka menghalalkan apa yang Allah haramkan lalu kalian pun ikut menghalalkannya?' Aku menjawab: 'Benar'. Beliau bersabda: 'Itulah bentuk penyembahan kepada mereka'."

Wahai Komisi Pemilihan Umum:

Yang dibutuhkan di Pakistan hari ini bukanlah menyelenggarakan pemilu untuk menghasilkan majelis yang membuat hukum selain Allah dan mengesahkan undang-undang yang tidak pernah Allah turunkan hujahnya... Melainkan yang dibutuhkan adalah tegaknya Khilafah Rashidah dan pembaiatan seorang Khalifah yang rasyid dan adil, yang menegakkan hukum syara' semata... Yang dibutuhkan adalah Pakistan menjadi inti bagi Daulah Khilafah, atau jika tidak, ia menjadi bagian penting dalam Daulah Khilafah... Yang dibutuhkan adalah Pakistan bertambah kuat dengan agamanya, tentaranya, dan senjata nuklirnya; kekuatan yang dengannya ia menegakkan kebenaran dan keadilan... membebaskan Kashmir dan wilayah lainnya dari tanah Islam yang diduduki oleh kaum musyrik... mengembalikan persatuan dengan Pakistan Timur "Bangladesh" bukan melalui laut atau udara, melainkan melalui daratan melintasi tanah kaum Muslim... Dan alih-alih tentara berhadapan dengan kaum Muslim di Pakistan dan Afghanistan, senjata kedua tentara tersebut bersatu diarahkan ke arah yang benar menghadapi Amerika dan sekutunya, sehingga negara-negara kafir penjajah itu terpukul mundur ke sarang mereka dalam keadaan terhina dan kalah... Dengan demikian, janji Allah Subhanahu wa Ta'ala dan kabar gembira Rasul-Nya—shallallahu 'alaihi wa sallam—akan terwujud, sehingga Pakistan menjadi pusat Khilafah atau bagian dari Daulah Khilafah. Bumi pun akan kembali bersinar dengan cahaya Khilafah, bumi mengeluarkan harta karunnya, langit menurunkan keberkahannya, dan Allah menyembuhkan hati kaum mukminin...

Sebagai penutup, orang-orang munafik dan orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit mungkin akan berkata: "Orang-orang itu telah ditipu oleh agama mereka." Kata-kata ini telah diucapkan oleh orang-orang seperti mereka sebelumnya, namun kami katakan sebagaimana firman-Nya:

إِذْ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ غَرَّ هَؤُلَاءِ دِينُهُمْ وَمَنْ يَتَوكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

"(Ingatlah), ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya berkata: 'Mereka itu (orang-orang mukmin) ditipu oleh agamanya'. (Padahal) barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (QS al-Anfal [8]: 49)

Benar dan sungguh benar bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Dan sebagai akhir dari penutup, saya menyeru kalian dengan penjelasan ini dari tempat yang jauh namun dekat dengan izin Allah. Saya memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar mengumpulkan kita di satu hamparan yang sama, di mana Khilafah diumumkan, Khalifah dibaiat, dan orang-orang bertakbir penuh kegembiraan di jalan-jalan, di atap-atap rumah, dari menara-menara dan di dalam masjid-masjid mereka... Serta para tentara bertakbir penuh kegembiraan karena telah kembali ke tugas asli mereka sebagai tentara Muslim yang melindungi kemuliaan Islam, melakukan penaklukan-penaklukan (futuhat), dan menyebarkan kebaikan ke seluruh penjuru dunia.

وَيَوْمَئِذٍ يَفْرَحُ الْمُؤْمِنُونَ * بِنَصْرِ اللَّهِ يَنْصُرُ مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ

"Dan di hari (kemenangan) itu bergembiralah orang-orang yang beriman, karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Dialah Maha Perkasa lagi Maha Penyayang." (QS ar-Rum [30]: 4-5)

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Saudaramu, Ata bin Khalil Abu al-Rashtah Amir Hizb ut Tahrir


Seruan dari Amir Hizb ut Tahrir Ata bin Khalil Abu al-Rashtah kepada Saudara-saudara di Pakistan, Negeri yang Baik dan Suci

Bagikan Artikel

Bagikan artikel ini dengan jaringan Anda