Beranda Tentang Artikel Tanya Syekh
Analisis

Pesan Amir Hizbut Tahrir kepada Para Staf di Radio Kantor Media Pusat dalam Rangka Peringatan Satu Tahun Pembukaan Radio

May 23, 2005
1581

Kepada para staf di Radio Kantor Media Hizbut Tahrir,

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Sesungguhnya aku memuji Allah di hadapan kalian, yang tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Aku bersalawat dan mengucapkan salam kepada Rasul-Nya yang jujur lagi terpercaya, serta kepada keluarga, para sahabat, dan para pengikut mereka dengan ihsan hingga hari pembalasan.

Saudara-saudaraku yang mulia,

Kalian telah merawat "bayi" ini—yakni radio ini—sejak ia hadir ke dunia setahun yang lalu pada tanggal lima belas Rabiul Akhir tahun 1425 Hijriah, yang bertepatan dengan tanggal tiga Juni tahun 2005 Masehi. Kalian merawatnya dan terjaga untuk menjaganya, padahal banyak dari kalian, bahkan kalian semua, belum pernah memasuki pintu ini sebelumnya. Kalian belum pernah merawat "bayi" seperti ini, dan belum pernah terjaga untuk mengasuh "bayi" semacam ini. Namun, meskipun demikian, kalian telah merintis jalan di tengah keramaian, sekalipun kaki kalian terkadang tersandung, tergelincir di sini atau terjatuh di sana. Akan tetapi, dengan karunia Allah, kalian bangkit dan tegak berdiri, kalian menyuarakan dakwah yang hak, dan di tangan kalianlah bayi ini beralih dari fase merangkak menuju berdiri, atau hampir berdiri. Bahkan, kemampuannya untuk mulai berlari setelah merangkak semakin meningkat, hingga seolah-olah hampir melampaui rekan-rekan sebayanya meskipun dengan keterbatasan dana dan kekurangan teknologi.

Wahai saudara-saudaraku,

Aku menyadari bahwa kalian merasa lelah di atas rasa lelah, dan kalian menanggung berbagai kesulitan untuk menghasilkan karya yang sukses, sempurna, dan baik. Aku tidak melupakan sosok yang bertakwa dan bersih—insya Allah—yang karena kesibukannya di radio, ia sempat teralihkan dari berita kelahiran bayinya yang baru saja hadir membawa kebaikan ke dunia pada malam itu. Aku juga tidak melupakan sosok yang merasa terbebani oleh cabang-cabang kehidupan yang rumit, sehingga ia meminta untuk dibebaskan dari tugas, namun kami mewajibkannya untuk tetap bertahan meskipun ia merasa berat, lalu ia mendengar dan taat (sami'na wa atha'na), serta terus melanjutkan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Begitu pula, aku tidak melupakan upaya luar biasa yang kalian curahkan dalam kondisi sulit dan berbagai masalah yang timbul karena kurangnya pengalaman dan keterbatasan dana, ditambah lagi dengan kurangnya sarana dan perangkat teknis yang diperlukan untuk pekerjaan semacam ini.

Aku menyadari hal itu, wahai saudara-saudaraku. Namun, meskipun demikian, aku katakan bahwa kesulitan adalah ujian bagi laki-laki sejati, dan kalian benar-benar laki-laki sejati yang kami banggakan dan muliakan. Terlebih lagi, kami mendapati bahwa kinerja semakin membaik dan kesalahan terus berkurang. Kami pun mulai merasakan adanya peningkatan jumlah pengunjung di situs web. Dua hal ini adalah tanda yang menjadi saksi kebaikan bagi kalian. Selama kinerja terus meningkat dan pergerakan terus berlanjut tanpa henti, serta jumlah orang yang datang kepada kalian semakin bertambah dan tidak berkurang, maka urusan kalian berada dalam kebaikan. Semoga Allah memberkati kalian dan melalui kalian.

Akhirnya, wahai saudara-saudaraku, sesungguhnya aku memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar tahun yang akan kita masuki ini tidak berakhir melainkan "bayi" ini telah tumbuh dewasa, dan berbicara dengan lisan yang fasih seraya mengumumkan: Allahu Akbar, janji Allah Subhanahu wa Ta'ala telah terpenuhi, kabar gembira dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah terwujud, dan Khilafah berdasarkan metode kenabian telah kembali. Maka air mata akan menetes karena rasa bahagia dan sukacita, leher-leher akan menengadah kepada Sang Pencipta dengan pujian dan syukur, bumi akan mengeluarkan perbendaharaannya, langit akan menurunkan berkahnya, hati akan menjadi tenang, dada akan terasa lapang, dan umat ini akan kembali menjadi umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia. Bangunannya tinggi dan strukturnya megah, di puncaknya terpancang Panji Al-Uqab: Panji La ilaha illallah Muhammad Rasulullah. Dan pada hari itu, orang-orang mukmin bergembira karena pertolongan Allah.

إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

"Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." (QS Ath-Thalaq [65]: 3)

Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Pada tanggal 15 Rabiul Akhir tahun 1426 Hijriah Bertepatan dengan tanggal 23 Mei 2005 Masehi

Saudara Kalian, Amir Hizbut Tahrir Atha bin Khalil Abu al-Rashtah

Bagikan Artikel

Bagikan artikel ini dengan jaringan Anda