Beranda Tentang Artikel Tanya Syekh
Politik

Surat Ameer Hizb ut-Tahrir Atha' bin Khalil Abu ar-Rasytah kepada Mu'tamad Wilayah Turki

July 04, 2005
1603

Ameer Hizb, Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah, mengirimkan surat berikut kepada Mu’tamad Wilayah Turki menyusul aksi-aksi luar biasa yang dilakukan oleh Hizb di sana pada hari Jumat, 1/7/2005. Aksi tersebut berupa pembagian rilis untuk membela kerudung (khimar) para Muslimah yang merdeka di Turki, yang mengakibatkan penangkapan sejumlah syabab Hizb. Mereka tetap teguh di atas kebenaran, mengumandangkan takbir dan tahlil tanpa takut karena Allah akan celaan orang yang mencela.

Berikut adalah teks surat tersebut:

[Saudaraku yang mulia Mu’tamad Wilayah Turki, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Saya telah mencermati apa yang kalian lakukan pada hari Jumat, 1/7/2005. Itu adalah amal yang menunjukkan kekuatan iman di dada para lelaki. Semoga Allah memberkahi kalian dan melalui kalian, semoga Allah memberikan jalan keluar bagi saudara-saudara kalian yang ditahan, serta memberikan mereka kemenangan di dunia dan pada hari persaksian.

Saudaraku yang mulia, Saya terenyuh oleh dua kejadian selama aksi-aksi besar kalian. Kedua kejadian itu membawa saya kembali ke masa awal Islam, sehingga saya merasa optimis bahwa kita, insya Allah, sedang berjalan menuju Rayah dan Liwa, di mana akan ada kebaikan bumi dan berkah langit, dengan tegaknya Khilafah Rasyidah kedua berdasarkan minhaj nubuwwah yang telah dikabarkan oleh penutup para Nabi dan imam para Rasul.

Adapun kejadian pertama adalah tentang wanita yang sabar dan tabah di (Van), Turki Timur, di mana putranya ditangkap pada 17/6/2005 setelah menyampaikan rilis pers di depan Masjid Agung Van mengenai peristiwa di Uzbekistan. Ketika ia mengetahui bahwa Hizb akan membagikan rilis membela kerudung (khimar) para Muslimah merdeka pada 1/7/2005, ia berkata bahwa kaum zalim telah menangkap putra pertamanya, dan ini adalah putra keduanya: "Bawalah dia bersama kalian dalam kampanye membela kerudung para Muslimah merdeka. Berikan padanya rilis untuk dibagikan sesuai keinginan kalian, dan kalian akan mendapatinya kuat dalam kebenaran seperti saudaranya dan seperti seluruh pemuda mukmin kalian." Kemudian ia menambahkan, "Sungguh suatu kehormatan bagi kami untuk menyampaikan kebenaran kepada manusia dalam rilis-rilis yang mengandung firman Allah dan menyeru ke jalan Allah." Ia tidak mampu menahan diri hingga menangis tersedu-sedu, yang juga diikuti oleh sebagian syabab kita yang hadir di sana.

Adapun yang kedua adalah aksi-aksi besar yang dilakukan oleh para syabab Bursa saat pembagian rilis, khususnya ucapan penuh kepemimpinan dari Naqib Mahalliyah ketika menyeru para syabab yang bertugas melindungi saudara-saudara mereka saat pembagian rilis, agar mereka mengerahkan segenap kemampuan untuk melindungi saudara-saudara mereka dari gangguan orang-orang zalim, meskipun mereka sendiri yang harus mengalami gangguan tersebut. Sungguh itu adalah pengorbanan yang mengingatkan pada pendahulu yang saleh (as-salaf ash-shalih) yang telah mendahului kita dalam keimanan.

Saya tidak tahu apakah Naqib yang Anda sebutkan dengan nama (Serdar) adalah orang yang sama yang kami kenal atau orang lain. Terlepas dari itu, semoga Allah membalasnya dengan kebaikan. Surat ini ditujukan kepadanya, kepada perangkat Mahalliyah, dan kepada para syabab Bursa:

(Saudaraku yang mulia Naqib Mahalliyah Bursa Saudara-saudara yang mulia anggota Mahalliyah Bursa Saudara-saudara yang mulia para syabab Mahalliyah Bursa

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Telah sampai kepada kami kabar tentang kepahlawanan kalian dalam membagikan rilis kerudung para Muslimah merdeka, serta keberanian kalian menghadapi kaum zalim dengan kalimat yang hak tanpa takut karena Allah akan celaan orang yang mencela, dan tanpa merasa lemah oleh kepungan serta serangan brutal mereka terhadap kalian. Jika pun dua puluh lima pahlawan kalian ditangkap akibat hal itu, maka itu adalah sebuah putaran (joulah) di jalan Allah. Mereka akan keluar darinya dengan izin Allah dengan kesehatan yang lebih prima dan kekuatan yang lebih besar, menyapu para pelaku kezaliman dan kegelapan, serta membuka jalan menuju cahaya di tengah kerumunan, dengan pekikan Allahu Akbar di depan mereka dan di bawah naungan panji Islam (Rayat al-Islam).

Wahai saudara-saudaraku:

Kalian telah menorehkan lembaran-lembaran yang penuh dengan kebaikan dengan tinta yang murni. Tindakan kalian menyelamatkan dua saudari yang mulia dari tangan orang-orang zalim adalah sebuah prestasi besar yang akan dicatat dalam timbangan amal kebaikan kalian, insya Allah.

Saya sampaikan salam untuk kalian. Saya memohon kepada Allah agar para tahanan segera dibebaskan, diberikan ampunan, kesehatan, keafiatan yang kekal, serta pahala yang murni. Dan bagi kalian semua, pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, perlindungan dari segala keburukan, dan penjagaan dari segala kejahatan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 3/7/2005 Saudaramu) Selesai

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

27 Jumadil Ula 1426 H 04/07/2005 M

Ameer Hizb ut-Tahrir Atha' bin Khalil Abu ar-Rasytah

Bagikan Artikel

Bagikan artikel ini dengan jaringan Anda