Jawaban Pertanyaan: Kaidah La Dharara wa La Dhirar dan Hubungannya dengan Penyakit Corona serta Jarak dalam Shalat
Penjelasan mengenai penerapan kaidah fikih tentang bahaya (dharar) dalam konteks pandemi COVID-19 dan aturan merapatkan barisan saat shalat berjamaah. Jawaban ini menegaskan bahwa kaidah tersebut tidak membolehkan adanya jarak dalam shalat karena terdapat dalil khusus yang mewajibkan kerapatan saf, sementara orang yang sakit diberikan uzur untuk tidak menghadiri shalat berjamaah.
Ucapan Selamat Amir Hizb ut Tahrir, Al-Alim Al-Jalil Ata bin Khalil Abu al-Rashtah, kepada para Pengunjung Halamannya pada Kesempatan Idulfitri Mubarak 1442 H / 2021 M
Amir Hizb ut Tahrir menyampaikan ucapan selamat Idulfitri 1442 H kepada seluruh umat Islam dan para pengemban dakwah seraya mendoakan penerimaan amal saleh selama Ramadhan. Beliau berharap Idulfitri ini menjadi awal berakhirnya masa kekuasaan diktator dan segera tegaknya kembali Khilafah Rasyidah yang mengikuti manhaj kenabian.
Jawab Soal: Shalat yang Tidak Dikerjakan Seorang Muslim Adalah Utang di Pundaknya yang Harus Di-qadha
Menunaikan shalat yang tertinggal setelah mencapai usia baligh merupakan kewajiban karena shalat tersebut terhitung sebagai utang kepada Allah SWT yang harus dilunasi. Penjelasan ini mencakup tata cara meng-qadha shalat secara bertahap serta dalil-dalil syarak yang menegaskan bahwa utang kepada Allah lebih berhak untuk ditunaikan.
Jawaban Pertanyaan: Perkembangan Politik di Chad
Analisis mendalam mengenai kematian Presiden Chad Idriss Déby dan dampaknya terhadap stabilitas keamanan serta persaingan pengaruh antara Prancis dan Amerika Serikat di kawasan tersebut. Tulisan ini juga mengungkap posisi kelompok pemberontak dan solusi hakiki bagi umat Islam di Chad di tengah pergolakan kepentingan kolonial.
Jawab Pertanyaan: Apa yang Telah dan Sedang Terjadi di Yordania?
Analisis ini mengulas dinamika politik di balik upaya destabilisasi di Yordania yang melibatkan Pangeran Hamzah bin Hussein dan tokoh-tokoh kunci lainnya. Terungkap pula bagaimana persaingan pengaruh antara Amerika Serikat dan Inggris memicu ketegangan di dalam keluarga kerajaan Hashimiyah serta langkah strategis Raja Abdullah II dalam mengamankan kekuasaannya.
Jawab Pertanyaan: Akal atau Persepsi atau Berpikir
Penjelasan mendalam mengenai proses terbentuknya pemikiran manusia yang mensyaratkan adanya empat komponen utama: fakta, pengindraan, otak, dan informasi terdahulu. Tulisan ini juga membedakan antara informasi terdahulu yang berfungsi menjelaskan fakta dengan pendapat terdahulu yang bersifat penilaian subjektif terhadap fakta.
Jawaban Pertanyaan: Perkembangan Terakhir dalam Krisis Libya
Krisis Libya telah memasuki fase baru dengan pembentukan otoritas eksekutif tunggal yang merupakan hasil rancangan diplomatik Amerika Serikat melalui PBB. Langkah ini menandai keberhasilan AS dalam menggeser dominasi pengaruh Inggris dan Eropa di wilayah tersebut, meskipun persaingan antarnegara penjajah untuk menguasai kekayaan minyak Libya masih terus berlangsung.
Jawaban Pertanyaan: Perbedaan Pendapat Fikih, Contohnya Penetapan Awal Puasa Ramadan
Jawaban ini menjelaskan prinsip Hizbut Tahrir dalam menyikapi perbedaan pendapat fikih yang bersumber dari ijtihad syar'i yang sahih. Penjelasan ini menekankan pentingnya membedakan antara pendapat Islami yang berbeda dengan ide-ide non-Islami, serta bagaimana berinteraksi dengan keduanya di tengah masyarakat demi menjaga kejernihan pemikiran Islam.
Jawab Pertanyaan: Kebijakan Amerika Terhadap Rusia dan Cina
Amerika Serikat di bawah pemerintahan Biden menerapkan strategi konfrontasi untuk membendung pengaruh Rusia dan Cina melalui penguatan aliansi dan tekanan ekonomi serta politik. Meskipun terdapat perbedaan metode dibanding pemerintahan sebelumnya, tujuannya tetap sama, yaitu mempertahankan hegemoni global Amerika dan mencegah munculnya pesaing internasional.
Jawaban Pertanyaan: Hukum Vaksinasi yang Mengandung Bahan-Bahan Haram
Vaksinasi dikategorikan sebagai bagian dari pengobatan (tadaawi) yang hukumnya adalah mandub (sunah). Penggunaan vaksin yang mengandung bahan-bahan haram atau najis diperbolehkan namun disertai kemakruhan (makruh), kecuali jika terbukti secara medis membahayakan kesehatan, maka hukumnya menjadi haram.
Pidato Amir Hizbut Tahrir, Al-Alim Al-Jalil Ata bin Khalil Abu Al-Rashtah, pada Peringatan Seratus Tahun Runtuhnya Negara Khilafah 1342 H - 1924 M
Pidato ini mengulas sejarah kelam seratus tahun runtuhnya Khilafah dan dampaknya yang menghancurkan bagi umat Islam di berbagai belahan dunia. Amir Hizbut Tahrir menyerukan kepada seluruh umat, khususnya para pemilik kekuatan, untuk berjuang menegakkan kembali Khilafah Rasyidah sebagai satu-satunya jalan menuju kemuliaan.
Pidato Amir Hizbut Tahrir, Al-Alim Al-Jalil Ata bin Khalil Abu al-Rashtah, dalam Rangka Peringatan 100 Tahun Runtuhnya Negara Khilafah Tahun 1342 H - 1924 M
Pidato ini merefleksikan 100 tahun hilangnya perisai umat Islam, Khilafah, serta dampak tragisnya terhadap dunia Islam mulai dari fragmentasi wilayah hingga penindasan global. Amir Hizbut Tahrir menegaskan kembali kewajiban syar'i dan kepastian janji Allah akan kembalinya Khilafah Rasyidah yang akan menyatukan kembali umat Islam.